<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#">
<channel rdf:about="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/394">
<title>PJ-Vokasi-10-1-Juni-2014</title>
<link>http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/394</link>
<description>Kummpulan e-Journal Vokasi Vol. 10 No. 1 Juni 2014</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1226"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1225"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1224"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1223"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-05T01:33:15Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1226">
<title>KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN KONVENSIONAL DITINJAU DARI DISIPLIN BELAJAR MAHASISWA</title>
<link>http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1226</link>
<description>KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN KONVENSIONAL DITINJAU DARI DISIPLIN BELAJAR MAHASISWA
Ichsan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan pembelajaran konvensional ditinjau dari disiplin belajar mahasiswa. Penelitian dilaksanakan di Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Negeri Pontianak, dengan populasi mahasiswa semester I peserta mata kuliah Matematika sebanyak empat kelas dan sampel dipilih secara acak sebanyak dua kelas. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan bentuk quasy experiment dan rancangan factorial design dengan desain faktorial 2 x 3. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan Anava. Dari hasil penelitian diperoleh simpulan, (1) hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe TGT tidak lebih baik dari konvensional; (2) dengan model pembelajaran TGT makin tinggi disiplin belajar makin baik hasil belajar; dan (3) dengan pembelajaran konvensional hasil belajar dengan disiplin sedang lebih baik.
</description>
<dc:date>2016-10-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1225">
<title>EFEKTIVITAS SIKAT GIGI MASSAL DI SEKOLAH DASAR BINAAN JURUSAN KEPERAWATAN GIGI POLTEKKES PONTIANAK BERDASARKAN ANGKA KARIES GIGI TAHUN 2013</title>
<link>http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1225</link>
<description>EFEKTIVITAS SIKAT GIGI MASSAL DI SEKOLAH DASAR BINAAN JURUSAN KEPERAWATAN GIGI POLTEKKES PONTIANAK BERDASARKAN ANGKA KARIES GIGI TAHUN 2013
Rusmali; Abral
Pengetahuan tentang cara menyikat gigi sangatlah penting untuk mendasari terbentuknya sebuah perilaku, perilaku tersebut apakah mendukung atau tidak mendukung pemahaman seseorang tentang efek dari menyikat gigi yang berkaitan dengan angka karies gigi seseorang. Pengetahuan dapat diperoleh secara alami maupun terencana melalui pendidikan formal atau non formal, karena pengetahuan adalah sebagai predesposisi seseorang dalam berprilaku mendukung dalam bidang kesehatan gigi dan mulut yaitu tentang karies gigi. Status kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) anak-anak SD binaan dari Jurusan Keperawatan dari katagori sedang (68,0%) menjadi katagori baik (73,0%). Rata-rata angka karies gigi perorangan hanya 2 artinya termasuk katagori rendah dan rata-rata anak-anak SD binaan dari Jurusan Keperawatan Gigi dalam sehari menyikat gigi 2 kali (67,1%). Apabila anak-anak SD binaan dari Jurusan Keperawatan Gigi tersebut menyikat gigi hanya 1 x sehari dapat terjadi karies gigi sebesar 43,0%, untuk yang 2 x sehari sebesar 11,0% dan untuk yang 3 x sehari sebesar 18,0%. Berdasarkan hasil analisa bahwa efek dari menyikat gigi sangatlah besar pengaruhnya terhadap terjadinya karies gigi yaitu sebesar 0,72% (R2) dengan kekuatan hubungan atau pengaruh 72,0% (R).
</description>
<dc:date>2016-10-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1224">
<title>ANALISIS KONTRIBUSI USAHA TERNAK SAPI POTONG TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS</title>
<link>http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1224</link>
<description>ANALISIS KONTRIBUSI USAHA TERNAK SAPI POTONG TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS
Zulfikri; Dolorosa, Eva; Komariyati
Ternak sapi potong diusahakan oleh petani di Kecamatan Tebas merupakan salah satu sumber pendapatan bagi rumah tangga petani. Akan tetapi usaha ternak sapi potong masih bersifat tradisional dan merupakan usaha sampingan petani. Pentingnya mengetahui kontribusi pendapatan usaha ternak sapi potong terhadap pendapatan rumah tangga adalah sebagai bahan informasi dalam mengabil keputusan dan kelangsungan usaha ternak yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi usaha ternak sapi potong terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 petani dan terbagi kedalam tiga skala usaha yaitu skala I petani dengan kepemilikan ternak sapi potong antara 5–7 ekor (23 petani), skala II 8–10 ekor (10 petani) dan skala III 11-13 ekor (4 petani). Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini ditetapkan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usaha ternak sapi potong pada skala I yaitu Rp 5.553.816/tahun, Rp 12.913.595/tahun pada skala II, dan Rp 21.039.268/tahun pada skala III. Rata-rata pendapatan rumah tangga petani yaitu Rp 36.523.145/tahun pada skala I, Rp 50.710.743/tahun pada skala II, dan Rp 63.281.137/tahun pada skala III. Kontribusi pendapatan usaha ternak sapi potong terhadap pendapatan rumah tangga petani di ketiga skala masing-masing yaitu 15,2% pada skala I, 25,5% pada skala II, dan 33,2% pada skala III. Hasil ini menunjukkan bahwa skala I dan II tergolong kedalam tipologi usaha sampingan (kontribusi &lt;30%) sementara skala III tergolong kedalam tipologi cabang usaha (kontribusi ≥30%).
</description>
<dc:date>2016-10-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1223">
<title>PENGARUH PRASARANA TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PRAKTIK ACUAN PERANCAH DI POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK</title>
<link>http://repository.polnep.ac.id:80/xmlui/handle/123456789/1223</link>
<description>PENGARUH PRASARANA TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PRAKTIK ACUAN PERANCAH DI POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK
Arena, Azza; Syafarudin
Pengaruh prasarana terhadap efektivitas Pembelajaran praktik acuan perancah mahasiswa D3 semester III Politeknik Negeri Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Untuk menganalisis pengaruh tempat praktik terhadap efektivitas pembelajaran praktik acuan perancah; 2) Untuk menganalisis pengaruh kenyamanan lokasi praktik terhadap efektivitas pembelajaran praktik acuan perancah; 3) menganalisis pengaruh lokasi kerja praktik terhadap efektivitas pembelajaran praktik acuan perancah; 4) Untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja praktik terhadap efektivitas pembelajaran praktik acuan perancah; 5) Untuk menganalisis pengaruh cuaca saat praktik terhadap efektivitas pembelajaran praktik acuan perancah; 6) Untuk menganalisis pengaruh sirkulasi bahan dan alat kerja praktik terhadap efektivitas pembelajaran praktik acuan perancah. Apakah ada pengaruh prasarana terhadap efektivitas pembelajaran praktik acuan perancah (X, Y). Penelitian ini menggunakan metode survai. Subyek penelitian sebanyak mahasiswa/responden yang diambil dari 45% dari populasi 130 mahasiswa. Menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner angket untuk menjaring data X, Y. Instrumen kuesioner sebelum digunakan untuk mendapatkan data yang obyektif, terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik . Pengujian hipotesis penelitian menunjukkan bahwa “Terdapat pengaruh negatif dan signifikan dari kondisi cuaca dan kenyamanan lokasi tempat praktik acuan perancah sebesar 70 % penggunaan ditunjukan oleh perbandingan uji korelasi r hitung &gt; r tabel, uji (t) t hitung &gt; t tabel dan r11 hitung &gt; r tabel reliabilitasnya sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi para dosen serta pimpinan Politeknik Negeri Pontianak, serta civitas akademika dan semua pihak agar dapat memperhatikan prasarana pembelajaran yang ekonomis dan efisien secara efektif guna mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai atau direncanakan sebelumnya.
</description>
<dc:date>2016-10-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
